Panglima TNI : Prajurit Jangan Pernah Merasa Lelah Melaksanakan Tugas Demi Kejayaan NKRI

Peran setiap orang sebagai warga negara, untuk kebaikan sekecil apapun adalah bagian dari bangunan yang lebih besar, bangunan bangsa dan negara. Begitu juga setiap prajurit dan PNS TNI adalah bagian dari sebuah organiasi yang lebih besar.
Hal itu lah yang dilakukan oleh para pejuang, pendiri bangsa dengan pengorbanan jiwa dan raganya untuk merah putih.

Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam amanat tertulis yang dibacakan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., pada upacara Bendera yang berlangsung di lapangan Makodam IV/Diponegoro (18/4). Upacara Bendera diikuti para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro serta para prajurit dan PNS.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa dengan perjuangan yang telah dilakukan para pendiri bangsa, maka Panglima TNI berharap para prajurit tidak merasa lelah melaksanakan tugas demi kejayaan NKRI.

“Jangan pernah ragu, jangan pernah merasa lelah, karena tugas yang kita tunaikan hari ini adalah demi masa depan bangsa dan negara, demi generasi mendatang dan kejayaan NKRI”, tegas Panglima TNI.

Terkait dengan pelaksanaan Pemilihan Umum serentak yang telah dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 kemarin, merupakan tonggak strategis bagi bangsa dan negara Indonesia.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., keberhasilan dalam pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota Legislatif, dari tingkat pusat sampai tingkat Kabupaten/Kota tersebut tidak terlepas dari peran serta seluruh prajurit dan PNS TNI, baik itu sebagai bagian dari komponen bangsa, maupun bagian dari TNI sebagai sebuah institusi.

Pada kesempatan ini, Panglima TNI menyampaikan penghargaan yang tulus dan terima kasih kepada seluruh prajurit dan PNS TNI, dimanapun berada dan bertugas.
“Pengorbanan saudara-saudara dan keluarga di rumah, menjadi pondasi yang kokoh bagi kehidupan berbangsa dan bernegara”, ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Disampaikan pula, bahwa kita patut bersyukur, karena Pemilu dapat berjalan dengan baik. Selanjutnya kita harus berdoa, agar tahapan berikutnya juga berjalan dengan sukses. Karena sudah tentu tahapan tersebut masih membutuhkan perhatian kita semua, sehingga TNI bersama seluruh komponen bangsa harus tetap mengawal sampai seluruh tahapan selesai.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memerintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk tetap melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

“Tingkatkan terus kepekaan, kepedulian dan kesiapsiagaan. Kedepankan upaya cegah dini dan deteksi dini untuk mengamankan jalannya proses pesta demokrasi tersebut. Bangun terus kedewasaan berdemokrasi di tengah-tengah masyarakat”, tegas orang nomor satu di jajaran TNI.

Dijelaskan, bahwa Perbedaan pandangan dan pilihan tidak berarti persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa yang besar harus terkikis. Pemilu hendaknya menjadi wahana untuk memilih Pemimpin-pemimpin bangsa serta wakil-wakil rakyat yang terbaik. Rangkaian Pemilu belum berakhir, dan penyelenggaraan Pemilu hanyalah salah satu perhelatan even nasional yang harus kita amankan.

“Masih banyak tugas-tugas ke depan yang membutuhkan peran serta TNI serta pemikiran dan perhatian seluruh prajurit dan PNS TNI”, pungkasnya.

Usai upacara, Kasdam IV/Diponegoro melaksanakan pengecekan kerapian kepada para Perwira jajaran Kodam IV/Diponegoro tak terkecuali para Asisten Kasdam IV/Diponegoro dan Kabalakdam IV/Diponegoro.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dari Pangdam IV/Diponegoro yang diwakili Kasdam IV/Diponegoro kepada kontingen Karate Kodam IV/Diponegoro atas prestasinya pada kejuaraan Open II Karate Championship Piala Pangdiv II/Kostrad pada tanggal 6-7 April lalu.

Dalam kejuaran Karate ini, Kolonel Czi Suardi Samiran, S.Sos., Kazidam I/Diponegoro sebagai Kepala Cabor Karate Kodam IV/Diponegoro, dan Letkol Arh Ramses Malau, Sekretaris Babinminvetcaddam IV/Diponegoro sebagai Kepala Tim Pelatih Karate Kodam IV/Diponegoro. Sedangkan Medali prajurit yang meraih 3 medali emas masing-masing diraih Pratu Etwin G. Masbait di Kata Perorangan Putra, Pratu Danang Roni Wijaya, Pratu Apriyanto, Pratu Etwin G Masbait pada Kata Beregu Putra dan Pratu Candra Eka Pakzi pada Komite Perorangan 60 Kg. Medali perak diraih Pratu Apriyanto yang bertanding di Kata Perorangan Putra serta 2 medali perunggu masing-masing oleh Prada Gifa Yudha Firmansyah di Komite Perorangan 60 Kg dan Pratu Victor Arnold Marawemay pada Komite Perorangan 75 Kg.