Dandim Yogyakarta, “Anak Jalanan Juga Berhak Merasakan Kemajuan Negeri ini”

Yogyakarta, Suara Diponegoro — Kampung Merah Putih yang belum lama di sandang Kampung Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.  yang diresmikan oleh Komandan Satgas TMMD Ruguler 101 Kodim 0734/Yogyakarta Letnan Kolonel Inf Rudy Firmansyah S.E., M.M.  menjadi daya tarik sendiri, khususnya Taman Legawong. Sejak pagi hingga senja hari, aktivitas pengunjungnya hampir tidak berhenti, dari kegiatan sosial. Kegiatan positif di Taman Legawong seperti  mengaji, penyuluhan, sosialisasi, pengajian hingga diadakannya pemberian Wawasan Kebangsaan, Rabu (25/4/2018).

Melalui kegiatan TMMD Reguler 101, Satgas TMMD mencoba mengumpulkan anak jalanan dan putus sekolah untuk diberikan Penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan, Sosialisasi Keagamaan dan Outbound. Anak jalanan dan anak putus sekolah ini di rangkul supaya bisa menjadi anak yang berguna dan  diharapkan tetap bisa meraih mimpi, untuk masa depan yang lebih baik.

Dikatakan pada acara Wawasan Kebangsaan untuk anak putus sekolah dan anak jalanan  bertujuan untuk menggugah kita semua untuk peduli dengan sesama.

“Mereka juga anak bangsa yang berhak mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang layak sama dengan kita semua, dan juga anak-anak jalanan bisa merasakan kemajuan dan kemakmuran Negeri ini,“ ungkap Dandim 0734/Yogyakarta, Letkol Inf Rudy Firmansyah.

Harapannya ada yang peduli dan mau melakukan pendampingan pada anak-anak jalanan ini, dan diarahkan ke kegiatan positif seperti olahraga dan kesenian. Dandim berkeyakinan bahwa anak jalanan pasti mampu menorehkan prestasi yang sangat membanggakan bila diarahkan dengan benar.

“Wawasan Kebangsaan selain untuk mengajarkan anak-anak lebih mandiri, juga agar mereka belajar dari proses, karena selama ini mereka selalu menerima sesuatu dengan cara instan,” tutur Dandim.

Di kota Yogyakarta sendiri masih banyak anak yang menjadi anak jalanan, putus sekolah, dan penyandang kesejahteraan sosial. (0734/PM)