Pangdam IV, “Orang Yang Luar Biasa Adalah Orang Yang Mau Berubah” 

Semarang, Suara Diponegoro — Pepatah mengatakan kegagalan adalah sukses yang tertunda, dan orang yang luar biasa adalah orang yang mau berubah dengan suatu kegagalan. Penekanan tersebut disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman pada acara penyambutan Tim Karate Kodam IV/Diponegoro yang baru saja berlaga Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, Jumat (29/9/2017) di Serambi Kehormatan Kodam IV/Diponegoro.

Hadir dalam acara tersebut Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Irdam, Para Asisten, Para Staf Ahli dan Staf Khusus, Pa Liaison serta Para Kabalakdam IV/Diponegoro.

Dalam amanatnya Pangdam menekankan, kepada seluruh satuan jajaran  Kodam IV/Diponegoro untuk mengevaluasi dan membuat rencana program latihan jangka pendek dan jangka panjang terhadap kesiapan personel  satuan dalam menghadapi tugas termasuk kemampuan dibidang karate, khusunya menghadapi  kejuaraan Porad 2018 yang akan datang.

“Untuk mencapai prestasi memang harus kerja keras dan latihan dilaksanakan secara terencana dan terprogram dengan baik. Kalian jangan putus asa, untuk menjadi juara harus punya mental karena orang lain bisa Kodam lain bisa kita juga harus bisa”, tegas orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro.

Lebih lanjut Pangdam memerintahkan agar prajurit pelari jarak 100 m 200 m  dilatih dan dimasukkan kejuaraan lari jarak menengah dan para Asisten para Kabalak mendata mulai sekarang prajurit yang mempunyai keahlian olahraga untuk berlatih.

Orang yang luar biasa itu orang yang mau berubah dengan suatu kegagalan dan bertanding untuk juara itulah Prajurit yang hebat dengan semboyan “Diponegoro Unggul Bermental Juara” akan terwujud. (Pen/PM)