Bidikan Kamera Kopda Alim Raih Raih Juara II Lomba Foto HUT ke-72 TNI

Jakarta, Suara Diponegoro — Membidik selalu identik dengan menembak, namun ternyata didalam dunia fotografi bidikan juga akan mempengaruhi hasil. Seperti apa yang dilakukan Kopda Alim Mutakim Anggota Kodim 0708/Purworejo, melalui pengalaman membidik menggunakan senjata,  mampu membidik dengan kamera yang pada akhirnya menghasilkan foto yang istimewa pada lomba foto tingkat TNI dalam rangka HUT ke-72 TNI tahun 2017.

Hal tersebut telah dibuktikan melalui sebuah foto hasil karya bidikannya yang  mampu menarik simpati panitia lomba foto dalam rangka HUT ke-72 TNI tahun 2017. Hasil karya Kopda Alim, pada lomba foto tingkat TNI AD berhasil meraih Juara Harapan I.  Bukan hanya sampai disitu, ternyata karya foto yang mengangkat kebersamaan TNI dan Rakyat dalam membuat beronjong penahan air di daerah Bagelen Kabupaten Purworejo, mampu meraih Juara II pada lomba foto di tingkat TNI.

Dalam lomba ini, Juara pertama yaitu Mayor Inf  Azwar dari Kodam XIV/Hasanudin, mendapat hadiah 15 juta rupiah, Juara kedua diraih oleh Kopda Alim Mutakim dari Kodam IV/Diponegoro dan Juara ketiga untuk Pratu Sumantri dari Kodam Iskandar Muda.

Penyerahan hadiah lomba foto dalam rangka HUT ke-72 TNI tahun 2017, diberikan oleh Kadispenad Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh di Madispenad, Selasa (24/10/2017).

Dalam sambutannya, Kadispenad menyampaikan ucapan terima kasih atas prestasi yang membanggakan prajurit TNI dalam melaksanakan tugas di satuan bawah. Kadispenad berharap agar para pemenang dapat kembali berprestasi pada kesempatan yang akan datang.

Sementara itu, Kopda Alim Mutakim mengungkapkan rasa syukur dan bangga karena hasil karyanya ternyata mendapat apresiasi dari pimpinan TNI.

“Saya merasa bersyukur dan senang, foto saya diapresiasi oleh pimpinan TNI. Saya juga merasa bangga foto saya menjadi Juara Harapan I di tingkat TNI AD dan Juara II di tingkat TNI. Kedepan saya akan lebih meningkatkan kinerja guna mendukung publikasi di Kodim 0708/Purworejo khususnya dan Kodam IV/Diponegoro pada umumnya,” ungkap Kopda Alim Mutakim. (Pen/0708/PM)